1. Kecerdasan Buatan “Artificial Intelegence (AI)” merupakan
suatu metode atau sistem pada suatu kontroller (komputer atau sejenisnya) yang
digunakan dalam mengambil suatu keputusan atau melakukan suatu tindakan
2. Tujuan di buatnya Artificial Intelligence
Tujuan membuat AI Menurut Winston dan Prendergast (1984)
dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Tujuan Utama : Membuat mesin jadi lebih pintar. Misalnya pada komputer, mesin itu dibuat yang pada awalnya hanya dapat dipakai untuk mengetik, setelah dikembangkan fungsinya bisa dipakai dalam berbagai macam hal misalnya bermain game, editing, multimedia dan sebagainya.
2. Tujuan Ilmiah : Memahami yang dimaksud dengan kecerdasan. Diciptakannya artificial intelligence dianggap dapat membantu dalam memecahkan masalah dengan lebih efektif, efisien, dan lebih teliti.
3. Tujuan Entrepreneurial : Menjadikan mesin lebih bermanfaat. Kondisi AI pada mesin bisa meningkatkan akurasi pemrosesan yang menjadikan pekerjaan lebih ringan dan memberikan hasil maksimal.
1. Tujuan Utama : Membuat mesin jadi lebih pintar. Misalnya pada komputer, mesin itu dibuat yang pada awalnya hanya dapat dipakai untuk mengetik, setelah dikembangkan fungsinya bisa dipakai dalam berbagai macam hal misalnya bermain game, editing, multimedia dan sebagainya.
2. Tujuan Ilmiah : Memahami yang dimaksud dengan kecerdasan. Diciptakannya artificial intelligence dianggap dapat membantu dalam memecahkan masalah dengan lebih efektif, efisien, dan lebih teliti.
3. Tujuan Entrepreneurial : Menjadikan mesin lebih bermanfaat. Kondisi AI pada mesin bisa meningkatkan akurasi pemrosesan yang menjadikan pekerjaan lebih ringan dan memberikan hasil maksimal.
3.Keuntungan :
1. Bersifat permanen. Artinya kecerdasan dapat dipakai berulang – ulang.
2. Menawarkan kemudahan. Karena beragam data dari kecerdasan manusia telah disimpan dalam AI, kita dapat dengan mudah mengakses nya lagi.
3. Bersifat konsisten & teliti. Maksudnya kecerdasan mereka tidak akan pernah berkurang.
4. Dapat di dokumentasi. Artinya bisa disimpan baik itu di arsip kan atau pun berupa panduan untuk generasi berikutnya.
1. Bersifat permanen. Artinya kecerdasan dapat dipakai berulang – ulang.
2. Menawarkan kemudahan. Karena beragam data dari kecerdasan manusia telah disimpan dalam AI, kita dapat dengan mudah mengakses nya lagi.
3. Bersifat konsisten & teliti. Maksudnya kecerdasan mereka tidak akan pernah berkurang.
4. Dapat di dokumentasi. Artinya bisa disimpan baik itu di arsip kan atau pun berupa panduan untuk generasi berikutnya.
Kerugian :
1. Tidak mempunyai common sense. common sense adalah sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, tetapi juga mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki manusia.
2. Kecerdasan terbatas pada program yang diberikan. AI tidak bisa digunakan untuk mengolah informasi yang tidak ada dalam sistem nya. Seperti sistem yang hanya dipakai untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, sehingga untuk seterusnya tidak akan pernah bisa mengenali bahasa yunani tanpa adanya fungsi didalamnya.
1. Tidak mempunyai common sense. common sense adalah sesuatu yang membuat kita tidak sekedar memproses informasi, tetapi juga mengerti informasi tersebut. Kemengertian ini hanya dimiliki manusia.
2. Kecerdasan terbatas pada program yang diberikan. AI tidak bisa digunakan untuk mengolah informasi yang tidak ada dalam sistem nya. Seperti sistem yang hanya dipakai untuk mengenali suara manusia dalam bahasa indonesia, sehingga untuk seterusnya tidak akan pernah bisa mengenali bahasa yunani tanpa adanya fungsi didalamnya.
4. Contoh AI dalam berbagai bidang
·
Dalam
bidang pendidikan
Saat ada tugas atau pun kerjaan, kebanyakan kita mencari
kata kuncinya di google, sudah tidak ke buku lagi, karena dengan mencari di
google akan lebih praktis, mudah, dan juga rinci. Hal ini berarti peran AI
sudah melekat pada bidang pendidikan (eLearning). e Learning merupakan metodologi
pembelajaran yang teknologi komputer (internet) sebagai media nya dan dipercaya
bisa meningkatkan keberhasilan pembelajaran dan menghemat biaya.
·
Dalam
bidang pertahanan dan keamanan
AI juga dapat digunakan untuk militer. Mungkin arena telah
mempertimbangkan WW1 WW2, nyawa manusia saat ini lebih diperhatikan dalam
perang, sehingga dibuat beragam kendaraan dan senjata dengan bantuan AI supaya
nyawa para prajurit lebih aman.
·
Kecerdasaan
buatan di bidang Agronomi dan Pertanian
Pendeteksi penyakit dalam tanaman tebu
Aplikasi pendeteksi penyakit dibuat untuk mendeteksi jenis
penyakit pada tanaman tebu dari gejala-gejala yang bisa dilihat. Dari Aplikasi
ini dapat memberikan informasi mengenai jenis penyakit, gejala beserta solusi
pengobatannya. Pembangunan Aplikasi ini menggunakan metode inferensi forward
chaining dan metode Best First Search sebagai metode pencariannya, bahasa
pemrograman yang digunakan yaitu PHP dan MySQL sebagai databasenya.
Sistem ini dibangun berbasis website yaitu untuk mempermudah
dalam penyampaian informasi yang bisa diakses dimana saja kepada para petani
tebu dan pengusaha perkebunan tebu sehingga penanganan pada penyakit tebu dapat
cepat dilakukan.
·
Kecerdasaan
buatan di bidang Teknik dan Rekayasa
Sistem Pengendali Mobil Otomatis untuk Parkir
Kurang memadainya sarana transportasi umum yang aman dan
nyaman pada saa ini serta mobilitas yang tinggi pada penduduk di kota-kota
besar menyebabkan pertumbuhan kendaraan roda empat yang semakin meningkat dari
tahun ke tahun. Jumlah penduduk yang memiliki kendaraan roda empatjuga semakin
meningkat. Pemilik kendaraan roda empat ada yang memarkirkan kendaraannya di
dalam garasi rumah dan ada juga yang memarkirkan kendaraannya di luar rumah,
Sistem ini berusaha untuk merancang suatu alat yang dapat memudahkan pengendara
untuk memarkirkan kendaraan roda empat di dalam garasi rumah. Sistem yang
dirancang adalah sistem pengendali mobil otomatis untuk parkir di dalam garasi
rumah. Sistem ini menggunakan sensor infra merah sebagai penunjuk posisi awal
dimana mobil tersebut harus melakukan proses pemarkiran dan menggunakan sensor
ultrasonik sebagai pendeteksi jarak antara mobil dengan ruang parkir sewaktu
melakukan proses pemarkiran. Tujuan dari perancangan dan pembuatan model sistem
kendali mobil otomatis untuk parkir ini adalah untuk merancang suatu sistem
pengendali mobil yang dapat memarkirkan mobil secara otomatis ke dalam garasi
rumah menggunakan mikrokontroler dan sensor.
No comments:
Post a Comment