Saturday, January 14, 2017

Agama Menjadi Pemicu Terkuat Diskriminasi di Indonesia





Sesuai dengan berita di atas, agama memang seringkali membuat keutuhan di Indonesia goyah. Dari sekian banyak faktor yang menjadikan adanya diskriminasi, agama lah yang terkuat menjadi pemicunya. Hal ini dapat disebabkan karena pemikiran orang Indonesia yang masih merasa hanya agamanya lah yang paling benar. Tanpa memikirkan toleransi yang seharusnya ada di tengah-tengah masyarakat Indonesia ini. Kefanatikan masyarakat terhadap agamanya masing-masing yang menjadikan masyarakat itu sendiri sebagai etnosentrisme yang membuat semakin besarnya diskriminasi yang ada.

Menurut Saya, hal ini sangat tidak baik untuk keberlangsungan hidup masyarakat itu sendiri. Karena dapat menimbulkan perpecahan dan ketidak harmonisan dalam suatu lingkup lingkungan. Dan agama bukanlah suatu hal yang baik untuk dibanding-bandingkan. Karena pasti setiap agama mengajarkan tentang kebaikan dan pentingnya toleransi. Sehingga tidak ada yang terluka karena merasa didiskriminasi. Karena semua manusia itu memiliki hak yang sama di Indonesia.

Sebaiknya, masyarakat diberi pemahaman lebih tentang apa itu etnosentrisme dan diskriminasi. Dan diberikan pemahaman bahwa hal itu tidak baik untuk berhubungan dengan masyarakat lainnya. Kita sebagai manusia, harus memiliki rasa tinggi tolerasi dan tidak mendiskriminasi orang lain. Selain itu, pendidikan akan agama, toleransi, dan saling menyayangi harus diajarkan sejak usia dini, agar pemikiran masyarakat lebih terbuka dari usia dini sehingga tidak timbul perpecahan.